Malindo Air Transit di Bali dari Rute Kuala Lumpur-Adelaide

MALINDO Air akan memulai layanan baru rute internasional dari Kuala Lumpur ke Adelaide dengan singgah (transit) terlebih dahulu di Denpasar, Bali yang akan efektif mulai 16 April 2019 ini.

Penawaran spesial sekali jalan (one way) tersedia di kelas ekonomi RM679 dan RM2,399 untuk kelas bisnis. Reservasi (pembelian tiket) dapat dilakukan melalui website resmi Malindo Air www.malindoair.com, kantor penjualan tiket, layanan pelanggan dan agen perjalanan.

Malindo Air di tahap awal meluncurkan jadwal perjalanan terbaik yang dilayani empat kali dalam sepekan setiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Malindo Air nomor penerbangan OD-173 akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) pukul 19.55 waktu setempat (Malaysia Time/ MYT, GMT+8) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) pada 23.05 waktu setempat (WITA, GMT+8).

Penerbangan selanjutnya, Malindo Air akan bertolak dari Denpasar pukul 00.05 waktu setempat di hari berikutnya dan diperkirakan mendarat di Bandar Udara Internasional Adelaide, Australia Selatan (ADL) pada 06.40 waktu setempat atau Australian Central Daylight Time (ACDT, GMT+10.30).

Layanan sebaliknya, Malindo Air menggunakan nomor OD-174 berangkat dari Adelaide pukul 07.40 waktu setempat dan akan tiba di Denpasar pada 11.45 waktu setempat. Penerbangan akan dilanjutkan dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 12.45 waktu setempat, kemudian jadwal kedatangan di Kuala Lumpur pada 15.50 waktu setempat.

Sejalan upaya memberikan kenyamanan selama perjalanan udara, Malindo Air mengoperasikan pesawat Boeing 737-800NG dengan 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi serta Boeing 737-900ER dengan 12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Malindo Air Chandran Rama Muthy dalam siaran persnya mengatakan, pihak kami bangga memperkenalkan destinasi baru di kancah internasional. Adelaide merupakan kota keempat di Australia yang Malindo Air terbangi setelah Perth, Brisbane dan Melbourne.

Hal tersebut juga menempatkan Adelaide sebagai kota tujuan ke-56 di dalam jaringan yang mencakup 17 negara. Pihaknya optimis, setiap pebisnis dan wisatawan akan menikmati setiap perjalanan bersama Malindo Air.

“Adelaide sudah dikenal lama sebagai salah satu kota tujuan popular. Dalam upaya mengantisipasi permintaan dari pelancong, pebisnis, dan VFR (Visit Family and Relative), Malindo Air akan menambah frekuensi terbang dalam waktu dekat. Langkah ini juga dapat menjawab permintaan traveling dari Kuala Lumpur, Denpasar ke Adelaide, begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Chandran menambahkan pihak Malindo akan mengeksplorasi pasar dan memberikan layanan terbaik. Dengan begitu, Malindo Air mengharapkan bisa membantu meningkatkan lalu lintas penumpang serta mempromosikan sektor pariwisata.

Sementara Adelaide Airport Managing Director Mark Young mengungkapkan pihak bandara menyambut Malindo Air terbang ke Adelaide. Malindo Air menawarkan layanan lengkap dengan menghubungkan Bali dan Kuala Lumpur. Rute ini menjadi alternatif terbaik serta memberikan konektivitas domestik di Indonesia yang dapat dilanjutkan perjalanan menggunakan Batik Air, Lion Air dan Wings Air.

“Malindo Air juga akan menjadi maskapai pertama yang menawarkan layanan terbang secara langsung di segmen kelas bisnis antara Adelaide dan Bali,” tambah Mark. [photo special]