Inilah Strategi Bisnis Parador Hotels & Resorts 2019

ADALAH Parador Hotels & Resorts, yang telah mengelola 9 hotel di Indonesia dan mentargetkan kerjasama baru untuk perluasan bisnis hotel management di tahun 2019 ini.

Menurut Johannes Hutauruk, Chief Operating Officer Parador Hotels & Resorts mengatakan untuk mendukung strategi ini, Parador memiliki beberapa strategi yaitu: Strategi di dalam Human Capital dan Strategi Pengembangan Hotel.

“Strategi ini didukung dengan kehadiran jajaran manajemen baru seperti adanya Corporate Business Development Manager, Human Capital Director baru dan kami yakin bahwa tim Parador akan lebih solid lagi menghadapi persaingan bisnis hotel di Indonesia, juga dapat membantu Parador mencapai target perluasan bisnis hotel yang sudah ditetapkan dan membawa Parador semakin berkembang lagi,” ujar Johannes.

Dikatakan, begitu pula dengan pada Strategi Pengembangan Hotel, saat ini ada dua proyek hotel yang akan dibuka di tahun 2019 ini yaitu Starlet Hotel Airport Tangerang dan Fame Hotel Jayapura. Starlet Hotel Jakarta Airport dibangun diatas lahan seluas 1,283 m2 dengan total 120 kamar, akan segera dibuka pada kuartal pertama 2019.

“Dan Fame Hotel Jayapura dibangung diatas lahan seluas 1,258 m2 dengan total kamar 113 dan fasilitas pendukung seperti meeting room, ballroom, swimming pool, restaurant dan rooftop cafe. Fame Hotel Jayapura ditargetkan buka pada kuartal empat 2019,” katanya.

Ditambahkannya, tidak hanya 2 hotel yang akan segera buka, kami juga akan segera membuka kembali Ballroom Atria Hotel Gading Serpong yang kami renovasi dan diperluas 2 kali lipat. Strategi ini kami lakukan untuk mengakomodasi kegiatan meeting, event wedding dan exhibition yang dapat menampung hingga 1,500 orang dengan lobby akses tersendiri dan penambahan teknologi terkini untuk Meeting, Wedding dan Exhibition.

“Bahkan project renovasi ini mengelontorkan biaya sebesar Rp42 miliar. Bagi Parador, pengembangan bisnis hotel tidak hanya sebatas pembukaan hotel baru, namun mempertahan kualitas hotel yang sudah beroperasi juga bagian dari strategi bisnis untuk mempertahankan konsistensi pelayanan, juga menjawab kebutuhan tamu-tamu hotel dan menjaga customer satisfaction (kepuasan pelanggan) terhadap produk yang ditawarkan untuk terus bersaing didalam bisnis,” ungkap Johannes.

Sementara Pramita Sari, selaku Corporate Director of Communications Parador mengatakan selain itu, di tahun 2018 Parador juga melakukan major renovation untuk fasilitas Fame Hotel Gading Serpong. Untuk Fame Hotel Gading Serpong kami melakukan renovasi secara paralel di tahun 2018 mulai dari pembaharuan warna building facade (bagunan hotel), interior kamar tamu, koridor kamar, lobby, meeting room dan restoran.

“Adapun total investasi yang kami keluarkan untuk proyek ini yaitu sebesar Rp13 miliar. Hotel yang bertema musik dan film ini sangat cocok bagi tamu yang menginginkan suasana menginap yang berbeda dengan harga terjangkau di lokasi Gading Serpong yang sangat strategis dikelilingi pilihan shopping mall, universitas ternama, lapangan golf, dan berada dikawasan perumahan cluster dengan pengembang terpercaya Paramount Land,” tuturnya. [traveltext.id]