OB Golf Invitational Kembali Masuk Jadwal ADT Schedule

ADALAH OB Golf Invitational yang akan merayakan edisi keduanya di Asian Development Tour (ADT) saat berlangsung pada 7-10 Mei nanti. Turnamen berhadiah total US$65,000 ini akan digelar di Royale Jakarta Golf Club, championship course berstandar kelas dunia yang merupakan venue turnamen Indonesian Masters di Asian Tour.

Menurut Jimmy Masrin, pemilik OB Golf mengatakan sebanyak 144 pegolf berbakat akan bertanding dalam OB Golf Invitational. Ke-144 peserta yang terdiri atas 86 pemain dari ADT, 50 pemain dari PGA Tour of Indonesia (PGATI) dan delapan undangan ini telah siap untuk berkompetisi dalam turnamen ini, yang menandai perhentian pertama Tour di Indonesia musim ini.

“Inagurasi OB Golf Invitational 2018 telah menobatkan juara dari Jepang, Shohei Hasegawa, yang memenangi gelar pertama ADT dan kemenangan profesional pertama dengan keunggulan satu pukulan. Salah satu putra terbaik Indonesia, George Gandranata, berhasil menduduki posisi tertinggi di antara para pegolf tuan rumah, mencetak skor total tiga hari 206 (tujuh-di bawah-par) dan menduduki posisi keempat,” ujarnya.

Dikatakan saya menyambut kembalinya OB Golf Invitational, yang akan memberikan kesempatan luas bagi para pegolf Indonesia untuk memperbaiki peringkat di Official World Ranking (OWGR) dan memperbesar peluang kesempatan mereka untuk mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo.

“Kami sangat senang bisa kembali ke jadwal ADT, yang telah terbukti menjadi platform yang sukses bagi para pegolf muda dan berbakat untuk mendapatkan pengalaman golf kompetitif yang berharga. Melalui OB Golf Invitational yang merupakan bagian dari skema road to Olympic 2020 untuk para pegolf Indonesia ini, para pegolf tuan rumah memiliki peluang besar dalam mengambil poin untuk OWGR,” katanya.

Ditambahkannya, jika mendapat peringkat bagus dalam OB Golf Invitational, otomatis mereka mendapatkan perolehan poin besar yang tentu saja mendongkrak peringkat mereka di OWGR. Olimpiade 2020 Tokyo menyediakan 60 slot untuk pegolf professional pria. Peringkat 1-15 dari Tokyo 2020 Olympic Golf Rankings yang dirilis Federasi Golf Internasional memenuhi syarat untuk tampil di Tokyo (dengan batas empat pemain berasal dari satu negara), sementara 45 slot yang tersisa akan diambil dari peringkat OWGR (dengan batas dua pemain dari satu negara).

“Kesempatan yang kedua (45 slot) ini bisa diperoleh para pemain Indonesia dengan tampil dan mencapai hasil terbaik di OB Golf Invitational. Kami yakin bahwa pergelaran turnamen ini sekali lagi akan menghadirkan kesempatan yang menarik bagi pemain lokal kami untuk menguji kemampuan mereka menghadapi para pegolf terbaik di kawasan regional dan meningkatkan peringkat mereka dengan poin OWGR yang disediakan," ungkap Masrin.

Sementara itu, Cho Minn Thant, Chief Operating Officer of the Asian Tour mengatakan saya memuji kembalinya turnamen ini dalam jadwal ADT yang terus berkembang. Kami senang bisa kembali ke Indonesia untuk perhelatan OB Golf Invitational yang sukses. Negara ini telah menghasilkan pemain-pemain papan atas seperti Danny Masrin, pegolf  Indonesia dengan peringkat tertinggi di OWGR, serta George Gandranata, juara satu kali di ADT.

"Atas nama Tour dan para pemain ADT, kami ingin menyampaikan penghargaan kami kepada OB Golf yang mensponsori turnamen ini dan PGATI yang berbagi dalam misi ADT untuk mendukung pertumbuhan olahraga di kawasan ini," kata Cho.

Tujuh pemain teratas dalam Order of Merit ADT di akhir musim akan mendapatkan hak bermain di Asian Tour untuk musim 2020. Semua turnamen ADT menyediakan poin Official World Golf Ranking (OWGR). Para pemenang akan mendapatkan sedikitnya enam poin OWGR, sedangkan para pemain di Top 6 dan tie juga akan mendapatkan poin berdasarkan peringkatnya. [traveltext.id]